
Perbandingan Brave vs Helium jadi topik yang makin relevan kalau kamu mulai serius soal privasi browsing. Di satu sisi, Brave sudah lama hadir sebagai browser dengan perlindungan ketat dan segudang fitur tambahan. Di sisi lain, Helium menawarkan pendekatan lebih simpel namun tetap mengutamakan privasi tanpa kompromi.
Keduanya sama-sama berbasis Chromium. Namun cara mereka mewujudkan visi tersebut sangat berbeda. Artikel Brave vs Helium ini akan mengupas perbandingan dari segi fitur, privasi, performa, dan browser mana yang paling cocok untuk kebutuhanmu.
Sebelum lanjut, satu catatan penting: Helium yang kami bahas di sini adalah browser buatan tim imputnet dari helium.computer — bukan Helium Network (crypto/NFT) atau produk lain dengan nama serupa.

Brave Software Inc. mengembangkan Brave pada tahun 2015. Perusahaan ini didirikan Brendan Eich, pencipta JavaScript. Per Juni 2026, 120,9 juta pengguna aktif bulanan sudah memakai Brave. Browser berbasis Chromium ini menawarkan fitur lengkap tanpa perlu ekstensi tambahan: pemblokir iklan Brave Shields, program Rewards berbasis token BAT, VPN berbayar, asisten AI Leo, private window dengan Tor, hingga dompet crypto.
Helium merupakan browser desktop buatan imputnet — tim kecil berisi dua orang. Kamu bisa mengunduhnya langsung dari helium.computer. Saat ini Helium masih dalam tahap beta dengan versi terbaru 0.15.0 yang rilis akhir Juli 2026. Helium menggunakan basis Ungoogled Chromium, artinya tim pengembang sudah memangkas semua layanan Google dari kode sumbernya. Helium tidak punya Rewards, tidak punya dompet crypto, dan tidak menampilkan iklan sama sekali. Pendanaan browser ini berasal dari donasi sukarela pengguna lewat Liberapay dan Stripe.
Keduanya memblokir iklan dan tracker secara bawaan — tidak perlu menginstal ekstensi tambahan. Brave mengandalkan Brave Shields dengan filter EasyList, EasyPrivacy, dan uBlock Origin. Sementara itu, Helium menggunakan fork uBlock Origin khusus sebagai komponen bawaan.
Untuk anti-fingerprinting, kedua browser punya mekanisme perlindungan. Brave merandomisasi sidik jari browser. Helium mengklaim metode yang lebih agresif dengan menambahkan noise pada API browser dan melindungi dari serangan analisis sidik jari.
Satu perbedaan penting: Helium menjamin zero telemetri — tidak ada satu pun permintaan web saat pertama kali menjalankannya. Brave memang mengirimkan data telemetri dalam jumlah minimal, tetapi kamu bisa mematikannya kapan saja.
Keduanya mendukung semua ekstensi Chrome. Akan tetapi, Helium menganonimkan permintaan ke Chrome Web Store lewat layanan proxy — jadi Google tidak bisa melacak ekstensi yang kamu unduh atau perbarui.
Sayangnya, Helium tidak mendukung Widevine DRM. Artinya, Helium tidak bisa memutar layanan streaming seperti Netflix, Disney+, atau Spotify. Hal ini terjadi karena Google hanya memberikan lisensi Widevine ke mitra tertentu. Sebaliknya, Brave tidak punya masalah ini.
Ini perbedaan paling mendasar antara Brave vs Helium. Brave menawarkan Rewards — kamu bisa mendapat token BAT dengan melihat iklan yang tidak melacak aktivitasmu. Kamu bisa menukar token ini, menggunakannya untuk memberi tip kreator, atau memakainya di ekosistem Web3.
Sebaliknya, Helium tidak punya skema iklan atau crypto sama sekali. Pendanaannya murni dari donasi pengguna. Tim imputnet menyatakan tidak akan pernah menampilkan iklan di browser — termasuk model “free tier with ads” yang banyak dipakai kompetitor.
Brave unggul di fitur pendukung: VPN Firewall bawaan ($9,99 per bulan), asisten AI Leo yang bisa merangkum halaman (gratis dan premium $15 per bulan), private window dengan routing Tor, sinkronisasi terenkripsi antar perangkat, serta password manager bawaan.
Di sisi lain, Helium membalas dengan fitur unik: tab hibernate untuk menghemat RAM, split view dua tab berdampingan, vertical tabs eksperimental, frameless mode dengan empat opsi layout, dan !bangs — pintasan cepat ke ribuan situs tanpa lewat halaman pencarian.

Data benchmark head-to-head antara Brave vs Helium masih terbatas. Techlore — satu-satunya sumber yang membandingkan keduanya secara langsung — menyebut performa “mostly even” tanpa angka pasti.
Skor Speedometer 3.1 di macOS menunjukkan hasil hampir identik: Brave 47,94 berbanding Helium 47,83. Selain itu, data untuk Windows belum tersedia untuk Helium. Data RAM idle Helium dari pengujian independen juga belum ada. Kalau kamu ingin performa sistem yang lebih ringan secara keseluruhan, kami punya panduan debloat Windows 11 yang bisa membantu mengoptimalkan PC-mu.
Pilih Brave jika kamu menginginkan browser dengan fitur paling lengkap, butuh sinkronisasi antar perangkat termasuk mobile, ingin streaming Netflix tanpa masalah, atau tertarik dengan ekosistem Rewards dan crypto.
Pilih Helium jika kamu mencari browser minimalis tanpa bloatware dan iklan, tidak peduli dengan crypto atau Rewards, bisa mengelola sendiri kebutuhan sync dan password manager, serta menghargai pendekatan open source total dari kode hingga layanan.
Masih bingung menentukan pilihan? Konsultasi gratis via WhatsApp Harkovnet — tim kami siap membantu kebutuhan website dan aplikasi kamu.
Helium termasuk browser yang aman. Siapa pun bisa memeriksa kode sumbernya, dan tim pengembang selalu memperbarui patch keamanan Chromium. Status beta memang berarti masih ada bug, tetapi tidak ada celah keamanan sistemik yang pernah dilaporkan.
Bisa. Semua ekstensi dari Chrome Web Store kompatibel dengan Helium. Bahkan, proses unduh dan pembaruannya lewat proxy agar Google tidak bisa melacak aktivitasmu — fitur yang tidak dimiliki browser Chromium lain.
Berdasarkan data yang tersedia saat ini, performa keduanya hampir setara. Techlore menyebutnya “mostly even” dan skor Speedometer 3.1 di macOS menunjukkan selisih yang sangat tipis. Kami belum memiliki data yang cukup untuk menyimpulkan mana yang lebih cepat secara objektif.
Belum. Helium saat ini belum mendukung sinkronisasi data antar perangkat. Oleh karena itu, jika kamu sering berganti perangkat dan butuh bookmark atau password yang selalu sinkron, Brave masih jadi pilihan yang lebih matang.
Keduanya sangat kuat di aspek privasi. Brave unggul dalam jumlah fitur perlindungan dan jutaan pengguna sudah mengujinya. Helium unggul dalam pendekatan tanpa kompromi — tanpa telemetri, tanpa iklan, tanpa layanan Google. Pilihan tergantung apakah kamu menginginkan fitur lengkap atau kesederhanaan total.
Tidak ada jawaban tunggal dalam perbandingan Brave vs Helium ini. Brave menawarkan paket fitur terlengkap dengan ekosistem Rewards dan crypto. Helium menawarkan privasi tanpa kompromi dalam paket yang minimalis. Pilihlah berdasarkan prioritasmu sendiri.
Butuh bantuan teknis lebih lanjut? Hubungi Harkovnet via WhatsApp untuk konsultasi pembuatan website, aplikasi, atau optimasi sistem kamu.
Konsultasikan kebutuhan website dan strategi digital Anda bersama tim ahli kami.
Hubungi Kami Sekarang